"Memang seharusnya. Itu yang akan saya sampaikan ke Kapolri. Akan saya tanyakan dan beri batasan waktu," kata Jokowi dalam acara Mata Najwa, Rabu (25/4).
Menurut Jokowi, Polri sampai saat ini menyatakan masih sanggup menyelesaikan kasus itu. Hanya saja hingga setahun berlalu belum menemukan titik terang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyerang Novel disebut berjumlah dua orang. Mereka berboncengan dengan sepeda motor dan menyiramkan cairan air keras ke arah Novel. Cairan itu mengenai wajah dan merusak penglihatan Novel. Novel pun harus menjalani serangkaian operasi di Singapura.
Pasca kejadian pagi hari itu, dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar kasus ini segera terungkap. Desakan untuk membuat tim gabungan pencari fakta pun disampaikan kepada para pimpinan KPK.
Setahun setelah kejadian, nyatanya upaya pengungkapan kasus Novel masih gelap. Tito memilih membentuk tim khusus gabungan dari tim Polres Jakarta Utara, Polda Metro Jaya, dan Mabes Polri untuk pengungkapan kasus ini.
Polisi menyebut 100 kamera pengawas alias CCTV sudah diperiksa. Pun demikian lebih dari 80 saksi dimintai keterangan. Sketsa wajah terduga pelaku pun sudah diterbitkan pada 24 November 2017 lalu. (ayp/ugo)