Sejumlah lapangan parkir yang disiapkan itu terletak di Gelora Bung Karno, Lapangan Banteng, halaman parkir Masjid Istiqlal dan lapangan Monas.
"Untuk kegiatan yang besok dilakukan ada beberapa kantong parkir yang dipersiapkan untuk elemen masyarakat yang akan menyampaikan pendapat," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tema aksi itu adalah menghentikan keserakahan dan hegemoni korporasi, mewujudkan kesejahteraan rakyat. Tuntutannya adalah turunkan harga tarif listrik dan mencabut PP No 78, serta pilih presiden yang proburuh.
Lihat juga:Polisi Janji Kawal May Day Tanpa Senjata Api |
"Untuk iring-iringan massa tidak diarahkan ke Bundaran HI, jadi kita arahkan di luar Bundaran HI, menuju ke Istana Negara atau ke IRTI dan masjid Istiqlal," ucapnya.
Argo juga meminta supaya penyampaian pendapat dapat dilakukan dengan santun dan menghindari konflik. Dia meminta kerja sama antar peserta dengan kepolisian.
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengaku akan mengerahkan sekirar 150 ribu pendemo dalam aksi May Day. Salah satu yang akan disuarakan dalam aksi itu adalah desakan untuk memilih Presiden yang pro-buruh.
"Mengenai masalah tuntutan yang berbeda itu adalah hal yang wajar silakan saja, dalam menyampaikan pendapat ada beberapa elemen kelompok yang tidak sama itu tidak masalah, yang penting kegiatan dilaksanakan dengan aman dan lancar," tuturnya.
(arh/gil)