Ia menyatakan saat ini pihaknya fokus dalam penanganan korban dan rehabilitasi kawasan Monas.
"Pertama kami fokus ke penanganan korban dan akan rehabilitasi Monas. Soal sanksi kami serahkan ke aparat hukum," katanya di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (1/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga korban, menurut Sandi, juga mengikhlaskan kejadian tersebut.
"Sudah bertemu dengan pihak keluarga sudah memberikan bantuan. Alhamdulillah menurut info dari Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya, keluarga sudah mengikhlaskan putranya yang malang nasibnya pada acara Forum Untukmu Indonesia tersebut," ujarnya.
"Mereka (panitia) juga akan membantu biaya yang yang timbul dan kerusakan kecil yang timbul di wilayan monas dan mereka sangat kooperatif," terangnya
Sebelumnya, Forum Untukmu Indonesia menggelar acara di Monas pada Sabtu (28/4). Berdasarkan izin awal yang diajukan ke Disparbud DKI Jakarta, acara ini merupakan gelaran seni budaya dalam menyambut hari tari internasional.
Namun setelah izin diteken Pemprov DKI Jakarta, pihak penyelenggara mengadakan bagi-bagi sembako gratis, meski sudah dilarang Pemprov.
Alhasil Monas dikerumuni warga sehingga terjadi kericuhan dan kemacetan saat pembagian sembako.