Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Wamena, Herman Sineri di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya mengatakan para napi dan tahanan itu kabur menggunakan tiang net bulutangkis untuk menjebol jendela.
"Selanjutnya mereka keluar satu per satu dan langsung melarikan diri ke arah belakang Lapas," kata Herman dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas lapas sejauh ini berhasil menangkap enam dari 19 orang yang kabur.
"Saat ini kami masih melakukan upaya pencarian dengan bantuan personel Polres Jayawijaya," katanya.
Selain itum Herman melanjutkan, sejumlah petugas juga menjadi korban usai dilempar batu oleh mereka yang kabur.
"Kejadiannya spontan dan memang pintu sudah dikunci tetapi mereka mendobrak dan membongkar jendela aula lapas. Petugas Lapas dilengkapi dengan dua senpi laras pendek namun karena keadaan dini membuat kami tidak bisa mengambil langkah untuk menembak," kata Herman.