Komisioner KPU Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro mengatakan ada beberapa perbedaan yang akan ditampilkan dalam gelaran debat kedua ini. Yaitu KPU akan menyediakan beberapa alat peraga bagi kedua pasangan calon.
"Ada perubahan yang ditampilkan. Misalnya kami siapkan bendera untuk paslon yang menunjukan identitas mereka," kata Gogot saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti panelis akan bertanya di segmen dua dan tiga. Jadi lebih beragam dan akan lebih aktif," katanya.
Acara debat tetap dipandu oleh pembawa acara yang juga bertugas sebagai moderator, yakni Aiman Witjaksono dan Aviani Malik.
Pembatasan peserta
Tak hanya mempersiapkan tema, Gogot menyatakan juga memastikan keamanan gelaran debat Pilgub itu. Gladi bersih pun telah digelar sebanyak dua kali dengan melibatkan ratusan personel kepolisian.
"Dengan Polres kami sudah koordinasi, pengamanan dipastikan lancar," katanya.
Soal jumlah peserta yang akan melihat jalannya debat kali ini, menurut Gogot memang dibatasi. Setiap pasangan kandidat hanya diperbolehkan membawa 150 pendukung, dengan rician 20 di antaranya untuk tamu pendukung VIP.
"Kami membatasi agar tidak terjadi lonjakan pengunjung dalam area debat," kata dia. (ayp/sur)