Panitia Lokal Jakarta terdiri atas empat universitas yaitu Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta.
Ujian SBMPTN 2018 Panlok Jakarta diikuti oleh 74.927 peserta yang terdiri atas 29.175 peserta ujian Saintek, 40.131 peserta ujian Soshum, dan 5.621 peserta ujian Campuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah peserta SBMPTN 2018 Panlok Jakarta ini meningkat sebanyak 8,9 persen dibandingkan tahun 2017 yang berjumlah 68.764 peserta.
Lokasi ujian SBMPTN panitia lokal Jakarta bertempat di 81 sekolah dan 13 perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok dan Tangerang Selatan.
Ujian SBMPTN 2018 hari pertama, Selasa (8/5) adalah Tes Kemampuan Dasar Sain Teknologi (TKD Saintek), dilanjutkan dengan Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial Hukum (TKD Soshum).
Bagi peserta SBMPTN yang memilih program studi Ilmu Seni dan Keolahragaan, ujian Keterampilan dilaksanakan pada hari Rabu dan/atau Jumat, tanggal 9 dan/atau 11 Mei 2018.
Program studi Pendidikan Kedokteran UI menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek. Sedangkan Ilmu Hukum UI menjadi jurusan yang paling diminati peserta Soshum.
UI menyediakan 301 ruangan ujian SBMPTN yang tersebar di 11 fakultas di Ul dimana satu ruang di FHUI diperuntukkan bagi peserta berkebutuhan khusus.
Sementara Total pendaftar SBMPTN yang memilih UNJ sejumlah 62.044 peserta dengan program studi yang paling banyak diminati adalah Ilmu Komputer dari peserta Saintek dan jurusan Ilmu Komunikasi dari peserta Soshum.
UIN menyediakan kuota 1.069 kursi melalui jalur masuk SBMPTN dengan total yang diterima sebanyak 35% kursi. Kemudian, jumlah pendaftar SBMPTN yang memilih UPN adalah sebanyak 36.563 peserta dimana UPN menyediakan kuota 40 persen melalui jalur masuk SBMPTN dengan total yang diterima sebanyak 1.113 kursi.
Jurusan Kedokteran menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek dan jurusan Komunikasi menjadi jurusan yang paling diminati peserta Soshum. (wis/sur)