Dia menyebut Islam tidak menghendaki aksi terorisme dan radikalisme yang dilakukan oleh narapidana teroris dalam kerusuhan Mako Brimbob itu.
"Ini sangat menyedihkan sekali, Islam tentu tidak menghendaki adanya radikalisme," Bachtiar dalam aksi 115 Bela Palestina, di Monas, Jumat (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerusuhan dan penyanderaan di Mako Brimob dinyatakan selesai setelah 36 jam berlangsung. Namun hingga hari ini polisi masih melakukan penjagaan pascakerusuhan tersebut.
Korban dari pihak polisi itu yakni Briptu Luar Biasa Anumerta Fandy Nugroho, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. Sementara dari pihak napi teroris yang tewas, yakni Beni Samsutrisno.