Kader Idaman Maju Caleg Wajib Terdaftar Anggota PAN

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Sabtu, 12/05/2018 16:30 WIB
Kader Idaman Maju Caleg Wajib Terdaftar Anggota PAN Ketua Umum PAN Zulkifl Hasan bersama Ketua Umum Partai Idaman dalam agenda deklarasi bergabungnya dua partai di Jakarta, Sabtu (12/5). (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mempersilakan kader Partai Idaman yang ingin maju ke pemilu legislatif melalui partainya usai kedua organisasi itu sepakat bergabung di pemilu 2019. Hanya saja, kader Idaman diwajibkan memiliki kartu tanda anggota sebagai syarat pencalonan.

"Teman-teman (Idaman) di daerah yang mau mendaftar boleh. Sama peluangnya, haknya (dengan kader PAN). Tapi bukan lebur, koalisi," kata Zulkifli di Jakarta, Sabtu (12/5).

Zulkifli mengatakan bergabungnya PAN dengan Idaman tidak bertentangan dengan UU dan AD/ART partai karena kesamaan platform, visi dan misi.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menjelaskan bergabungnya Partai Idaman ke partainya bukan hal baru, sebab Partai Bintang Reformasi dulu juga pernah melakukan hal sama.


"Jadi ini bukan pengalaman pertama, ini adalah proses di mana partai idaman bergabung ke PAN tapi secara institusi hukum masih berdiri. Jadi Partai Idaman itu menjadi bagian dari PAN," kata Eddy.

Eddy menyatakan nantinya kader Partai Idaman yang akan maju ke pemilu legislatif baik tingkat daerah maupun pusat, harus memiliki kartu tanda anggota (KTA) PAN sebagai syarat administrasi pencalonan.

Dengan kata lain, kata Eddy, seorang kader Partai Idaman tidak mungkin memiliki dua KTA.

"Kalau KTA PAN itu tidak bisa memiliki dua KTA, jadi memang secara administrasi KTA yang dipakai adalah KTA PAN," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mengatakan tidak khawatir kader partainya digembosi usai bergabung dengan PAN, termasuk yang akan menjadi calon legislator.

"Makanya kami, koalisi ini melihat visi misi dan platform yang sama. Jadi kader Idaman yang jadi legislator di DPRD dan DPR walau berbeda harus memang jadi kader PAN tetapi visi dan misinya sama," ujar Rhoma.


(vws)