"Bapak ibu, sudah saya peringatkan jangan mendekat dan jangan merekam menggunakan telepon genggam, ini bukan tontonan," kata Kapolsek Gubeng, Surabaya, Kompol Sudarto saat menghalau warga di sekitar Gereja Santa Maria sisi, seperti dikutip dari Antara.
Sudarto mengimbau warga dengan membawa pengeras suara. Dia terus meneriakkan supaya masyarakat menjauhi lokasi terjadinya ledakan bom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Muhammadiyah Kecam Bom Gereja Surabaya |
Sementara itu, warga yang sebelumnya melihat dari radius 200 meter dari lokasi kejadian harus mundur sampai dengan jarak 500 meter dari lokasi.
Masyarakat yang sedari pagi melihat lokasi kejadian, akhirnya harus mundur dan menjauh dari lokasi kejadian dan berangsur-angsur membubarkan diri.
Di lokasi kejadian, petugas kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara akibat peristiwa ledakan bom itu.
Ledakan bom bunuh diri terjadi di sejumlah gereja di Surabaya, salah satunya berada di Gereja Santa Maria. Kejadian pada Minggu sekitar pukul 07.30 WIB itu sempat membuat kaget jemaat yang pagi itu sedang melakukan misa pagi.