"Hari ini kami baru mengirim radiogram untuk Satpol PP yang di bawah saya itu untuk disiagakan, tidak ada libur," kata Tjahjo usai menghadiri Workshop Nasional Anggota DPRD Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Minggu (13/5).
Tjahjo menugaskan Satpol PP untuk berkoordinasi dengan kepolisian, seperti polda, polres, atau polsek untuk ikut menjaga kantor-kantor pemerintahan dan tempat ibadah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya kira kita percayakan kepada kepolisian, ya. Saya yakin kepolisian mampu mengusut dengan baik dan juga kami tegaskan, masalah radikalisme terorisme itu jangan kita biarkan," kata Tjahjo.
Terpisah, Presiden Jokowi memastikan seluruh korban bom Surabaya akan mendapatkan biaya dari pemerintah secara keseluruhan.
Hal itu disampaikan Jokowi saat berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya pada Minggu (13/5).
Dia menuturkan negara tak akan tinggal diam untuk melawan terorisme.
Sementara berdasarkan data yang dirilis Kementerian Kesehatan, sampai pukul 12.00 WIB Dinas Kesehatan Jawa Timur melaporkan 43 orang terluka dan ditangani di delapan Rumah Sakit di Jawa Timur, yaitu di RS Bedah Surabaya (14 orang), RS Siloam (5 orang), RSUD DR.Soetomo (3 orang), RS Bhayangkara HSSM (6 orang), RS RKZ (7 orang), RSAL Ramelan (1 orang), RS William Booth (2 orang), dan RS Premier Surabaya (5 orang).