"Tugas presiden begitu besar, akhirnya dilihat perlu tambahan staf khusus," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (15/5).
Penambahan tersebut membuat Jokowi saat ini memiliki 10 anggota stafsus. Adapun para anggota baru staf khusus ialah mantan Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati yang bertugas membenahi komunikasi kementerian dan lembaga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ahmad Erani ditunjuk karena dinilai berpengetahuan ekonomi terutama dana desa sangat baik. Jokowi saat ini fokus meningkatkan perekonomian desa.
"Jadi yang diangkat orang-orang berlatar belakang profesional," ucap mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini.
Pramono pun memastikan para anggota baru telah berhenti dari posisi sebelumnya. Ia turut menegaskan penunjukkan baru dilakukan saat ini karena melihat kebutuhan yang ada.
"Enggak perlu dilantik. Sudah mulai kerja kemarin koordinasi dengan Mensesneg dan saya. Administrasi manajerial di bawah Seskab," tutur mantan Wakil Ketua DPR ini.
Sebelumnya, Jokowi memiliki enam staf khusus. Mereka ialah Gories Mere di bidang intelijen dan keamanan dan Diaz Hendropriyono di bidang sosial.
Empat orang lainnya bertugas di bidang komunikasi yakni Johan Budi, Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, dan Lenis Kagoya. Sementara itu, Teten Masduki menjadi Koordinator Staf Khusus Presiden. (wis)