Saat berada di rumah sakit Bhayangkara Surabaya, tampak sanak keluarga terduga teroris juga turut hadir dan mengantarkan jenazah. Namun sayangnya, tidak ada satupun keluarga yang berkenan untuk dimintai keterangan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan adanya pemakaman empat terduga teroris tersebut. Namun Barung enggan merinci informasi tersebut.
Lihat juga:Piagam Penghargaan untuk Korban Bom Surabaya |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kali ketiganya, setelah sebelumnya ada tiga jenazah ditambah Tujuh Jenazah, dan saat ini ada empat jenazah. Jumlah total 14 jenazah," ungkap Kabid Rehabilitasi dan Sosial, Dinsos Sidoarjo, Wijono.
Budi Satrijo seorang terduga teroris yang ditembak mati dikawasan Blok A4 No 11 RT 13 RW 05 Perumahan. Perumahan Puri Maharani pada Senin, (14/5). Ilham Fauzan juga ditangkap diwaktu yang sama di kawasan Kelurahan Urangagung Kecamatan Sidoarjo.
Sementara itu, Hari Sudarwanto tak lain adalah ipar dari Budi Satrijo, berasal dari Singosari Malang. Ia ditembak mati tim Densus 88 saat diamankan di perumahan AURI Dusun Kwadengan Kelurahan lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo. Sedangkan Dedi Sulistiantono seorang terduga teroris asal Manukan Surabaya terpaksa ditembak mati lantaran melawan petugas.