Rumah Produksi Petasan Meledak di Malang

ANTARA, CNN Indonesia | Minggu, 27/05/2018 20:01 WIB
Rumah Produksi Petasan Meledak di Malang Ilustrasi. Lokasi pabrik petasan yang terbakar di Kosambi, Tangerang, Banten, Kamis (26/10). (ANTARA FOTO/ Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah produksi petasan di Dusun Krajan 1, Desa Sidoluhur, Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, meledak. Seorang warga setempat meninggal dan satu lainnya mengalami luka cukup parah, Minggu (27/5).

Korban meninggal atas nama Suin (30) dan korban lain yang mengalami luka-luka cukup parah adalah Ali Maskur (30), pemilik rumah produksi petasan dan telah dilarikan ke rumah sakit (RS).

Selain dua korban, ledakan tersebut membuat rumah produksi petasan itu hancur berantakan.


Menurut Kapolsek Lawang, Kabupaten Malang, Kompol Gaguk Sulistyo Budi saat kejadian ada dua orang di rumah tersebut, yaitu Maskur dan Suin.

Pada saat kejadian, dua orang tersebut menjadi korban, dimana Maskur mengalami luka bakar serius, sedangkan Suin meninggal di lokasi.


Ia mengatakan ledakan tersebut mengakibatkan rumah milik Maskur hancur berantakan dan beberapa rumah tetangganya ikut terdampak. Belum diketahui secara pesti penyebab ledakan tersebut.

"Kami belum menemukan saksi yang bisa memberi keterangan secara rinci dan detail, karena hanya ada dua orang di rumah itu, satu orang meninggal. Sedangkan satu orang lain belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat intensif di rumah sakit," kata Sulistyo seperti dikutip Antara.

Kepala Desa Sidoluhur Mulyoko Sudarsana mengatakan pihaknya sudah berulang kali mengingatkan Maskur agar tidak meneruskan usaha produksi petasannya, sebab produksi petasan itu rawan ledakan.

"Hampir setiap kali ketemu dan ada kesempatan, saya selalu mengingatkan agar dia menghentikan kegiatan usahanya itu. Pokoknya setiap ada kesempatan, tidak hanya ketika bertemu secara pribadi, dalam pertemuan warga maupun pengajian, saya selalu mengingatkan dia," katanya.


Salah seorang warga, Ulum mengatakan ledakan tersebut terjadi pada pagi hari.

"Saat itu saya sedang tidur, ledakan itu terdengar sangat keras dan saya terbangun karena rumah saya hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan," ucapnya.

Polisi masih mendalami kejadian tersebut. Kepolisian saat ini menyita selongsong petasan berdiameter 6,5 cm sepanjang 12,5 cm, dan pecahan kaca. (gil)


BACA JUGA