"Pak Jokowi saya anjurkan tenang-tenang saja lah. Kekuasaan tidak ada yang abadi, di dunia ini tidak ada yang abadi. Harta bisa sirna. Kalau falsafah orang Jawa itu kekuasaan tidak ada yang langgeng," kata Amien saat usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PA 212 di Aula Sarbini, Taman Wiladatika, Cibubur, Jawa Barat, Selasa (29/5).
Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu curiga ada pihak-pihak dari orang sekitaran Jokowi yang terus memanas-manasi agar maju kembali di Pilpres dan menghadapi segala macam oposisi. Namun, Amien tidak mau menyebut pihak-pihak yang disindirnya itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi diingatkan untuk santai hadapi pilpres 2019. (Safir Makki) |
Mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini menjelaskan setiap orang yang beriman mesti yakin bahwa kekuasaan itu merupakan titipan dan Allah sendiri yang menghendaki siapapun di dunia ini untuk berkuasa.
Lihat juga:Takjil #2019GantiPresiden dan Sepeda Jokowi |
Soal takdir Allah, Amien memberikan contoh ambisi mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, yang telah hampir satu dekade berkuasa bisa dikalahkan oleh orang tua berusia 92 tahun, Mahatir Muhammad. Berkaca dari itu, Amien pun mengingatkan kepada Jokowi hanya Allah yang bisa menentukan jangka waktu kekuasaan.
"Sekarang ini mau dua kali periode tapi nanti Allah yang memutuskan. Santai saja lah. Kalau kita beriman menghadapi apapun tenang-tenang aja. Kalau sampai tujuan kalau Allah menghendaki," tuturnya.
Jokowi diingatkan untuk santai hadapi pilpres 2019. (Safir Makki)