"Itu memang harus buka 24 jam, jadi di sini Anda harus mengetahui, kami juga tenaga kesehatan, saya berterima kasih, saya menghargai kepada tenaga kesehatan yang nanti harus jaga, mereka akan bergantian nanti. Mereka berada di pos, puskesmas, dan rumah sakit," kata Nila di Kementerian Kesehatan, Jumat (8/6).
Fasilitas kesehatan berjumlah 3.910 itu terdiri dari 375 rumah sakit, 2231 puskesmas, 923 pos kesehatan, 174 Posko Public Safety Center (PSC), dan 207 kantor kesehatan pelabuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membantu pelayanan kesehatan ini, Kemenkes juga menyiagakan ambulans roda empat dan dua.
Nila melanjutkan layanan PSC bisa diakses dengan menekan 119. Layanan itu bisa digunakan para pemudik yang mengalami sakit dan kecelakaan selama perjalanan mudik.
"Artinya 119 ini bilamana kita memerlukan informasi, atau ingin mengetahui atau butuh pertolongan, teken saja 119. Mereka mempunyai cabang atau jaringan sebanyak 174," kata dia.
Nila tak lupa mengingatkan para pemudik, baik yang menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi untuk menjaga kesehatan selama perjalanan. Ia juga meminta supir bus waspada dalam membawa masyarakat pulang ke kampung halamannya masing-masing.
"Sekali lagi, kesehatan penting sekali karena kita tanggung jawab pada diri kita dan orang yang kita bawa," tuturnya.
Mudik gratis ini diperuntukan bagi pegawai negeri sipil (PNS), tenaga honorer, hingga tenaga alidaya (outsourcing).
"Selamat mudik, semoga sehat di perjalanan, selamat sampai tujuan. Selamat berkumpul bersama keluarga," tuturnya.
Nila mengatakan kementeriannya turut berpartisipasi menyediakan mudik gratis ini untuk menekan kemacetan dan angka kecelakaan lalu lintas saat perjalanan ke kampung halaman.
Tak lupa, ia pun mengingatkan kepada para jajarannya untuk masuk kerja kembali tepat waktu usai cuti lebaran berakhir. (wis)