"Tentu partai koalisi yang dukung Pak Jokowi nanti serahkan mekanismenya ke beliau. Tapi mungkin caranya tidak multilateral, kalau beliau kan caranya satu-satu," ujar Airlangga di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (8/6).
Airlangga menegaskan, pemilihan cawapres sepenuhnya menjadi kewenangan Jokowi. Sementara partai koalisi pendukung akan terus menyiapkan strategi untuk memenangkan Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga enggan menebak-nebak siapa sosok cawapres yang akan mendampingi Jokowi. Menurutnya, mantan wali kota Solo itu telah memiliki kriteria tersendiri untuk memilih calon yang layak mendampingi.
Golkar sendiri sebelumnya telah menunjukkan sinyal agar kadernya kembali dipercaya Jokowi sebagai cawapres dalam pemilu 2019. Hal ini tak lepas dari kenyataan bahwa Jokowi pada periode pertama sudah memilih Jusuf Kalla sebagai wapres yang notabene elit Golkar. (osc)