Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan menyebut, salah satu metode yang mereka pakai untuk mengawasi kendaraan berupa random check. Dengan cara itu, setiap kendaraan yang masuk ke bandara dimungkinkan diperiksa oleh polisi atau petugas keamanan.
"Dengan meningkatkan random check kita melakukan pengawasan ke barang-barang yang ada di bawah kendaraan," ujar Tambunan yang ditemui di pos pengamanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Random check tak hanya ditujukan untuk mencegah aksi terorisme, melainkan juga kejahatan lainnya. Metode ini menjadi pilihan karena tak memiliki pola operasi yang tetap, sehingga tak bisa terbaca oleh pelaku yang ingin mencuranginya.
Polres Bandara Soekarno-Hatta menerjunkan 325 personel dalam Operasi Ketupat untuk bersiaga pada Hari Raya Idulfitri tahun ini. Jumlah itu sudah dibantu oleh personel TNI dan Aviation Security (Avsec).
Lihat juga:FOTO : Soekarno-Hatta Mulai Dipenuhi Pemudik |
"Pengamanan tidak banyak berubah karena sudah cukup maksimal," ujar Djoko.
Sampai pukul 14.20 WIB Sabtu ini, jumlah penumpang yang hilir-mudik di Bandara Soekarno-Hatta sudah mencapai 64.148 baik, dari penerbangan domestik maupun internasional. Angka itu diprediksi terus bertambah hingga malam nanti.
Kenaikan penumpang relatif stabil dibanding jumlah penumpang tahun lalu. Pada Jumat (8/6) kemarin atau H-7, jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 206.335, naik 15 persen dari capaian tahun lalu di periode yang sama sebesar 179.289. (rsa)