"Tidak ada cara lain untuk memperbaiki ini. Partai harus evaluasi sistem rekrutmen dan harus tegas menerapkan komitmen dan sanksi kepada kadernya yang menjadi bagian penyelenggara negara," ujar dia, Minggu (10/6) malam, dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, dia meminta pemerintah maupun partai politik perlu melakukan evaluasi terhadap pilkada langsung. Pasalnya, OTT terhadap kepala daerah masih terus terjadi.
Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut OTT KPK terhadap kepala daerah belakangan terkesan politis. Sebab, kepala daerah yang ditangkap adalah orang memiliki elektabilitas tinggi.
"Kesan adanya kepentingan politik ini dapat dicermati pada kasus OTT terhadap Samanhudi Walikota Blitar dan Syahri Mulyo calon bupati terkuat di Tulungagung," kata Hasto lewat keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (10/6)
"Banyak yang bertanya, apakah OTT ini murni upaya pemberantasan hukum, atau sebaliknya, ada kepentingan politik yang memengaruhinya?" ungkap Hasto. (arh)