Kepala Operasional JTTS Lampung Hanung Hanindito mengatakan dari 140 km ruas jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar, yang sudah beroperasi baru sepanjang 14 km saja, yakni Bakauheni-Desa Hatta 9 km, dan Lematang-Kotabaru 5 km.
Hanung mengatakan, para pengendara yang melintasi tol tersebut tidak dikenakan tarif alias gratis. Ketentuan ini akan terus berlakus sampai ada keputusan lebih lanjut dari Kementerian PUPR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait penerangan lampu jalan, ia menegaskan bahwa telah lolos uji dan layak operasi, sehingga perlengkapan rambu lalu lintas dan lampu jalan sudah disiapkan.
"Kami juga menyediakan tempat beristrahat sementara dan membuka bengkel serta menyediakan BBM dari Pertamina serta klinik gratis, kami buka di setiap gerbang tol," kata dia.
"Peningkatan kendaraan pengguna tol itu sampai 200 persen dibandingkan hari biasa, dan kemungkinan akan meningkat pada Senin ini, karena nanti kendaraan besar tidak boleh lagi masuk melewati jalur tol," katanya.
Tama (23), warga Bandung, Jawa Barat yang akan mudik ke kampung halamannya di Terbanggi Besar mengaku dirinya merasa sedikit terbantu dengan dioperasionalkan tol ini.
"Tapi sayang ya belum nyambung langsung ke Terbanggi Besar, Lampung Tengah sana, saya kira sudah nyambung seperti berita-berita yang beredar," ujar Tama. (osc/sur)