PDIP: Mudik Aman Jadi Tolok Ukur Capaian Kinerja Jokowi

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Selasa, 12/06/2018 13:45 WIB
PDIP: Mudik Aman Jadi Tolok Ukur Capaian Kinerja Jokowi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memuji pencapaian kinerja Presiden Joko Widodo. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memuji pencapaian kinerja Presiden Joko Widodo, terutama dalam program pembangunan infrastruktur. Menurutnya, program utama Jokowi itu mulai dirasakan saat pelaksanaan mudik kali ini.

"Tolok ukurnya bisa dilihat sekarang, bagaimana rakyat menikmati mudik dengan aman, yang paling penting adalah korban jiwa bisa ditekan," kata Hasto di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (12/6).

Hasto mengatakan di masa lalu, setiap tahun masyarakat menjadi korban sistem transportasi yang buruk. Namun, selama tiga tahun terakhir di era pemerintahan Jokowi, ada upaya perbaikan yang dilakukan secara konsisten.



"Karena itulah kita memberi apresiasi kepada pemerintah," ujar Hasto.

Selain itu, Hasto menjelaskan kegiatan mudik gratis bersama yang digelar PDIP sudah berlangsung selama 15 tahun terakhir sejak tahun 2003.

"Hari ini, kami memberangkatkan lebih dari 8.000 pemudik dengan menggunakan bus, dan lebih dari 700 pemudik melalui kereta api," katanya.

Terpisah, Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Puan Maharani mengatakan mudik gratis kali ini memiliki tujuan ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Puan mengatakan semua orang bisa mendaftar menjadi peserta mudik gratis.


"Kami berharap saya baru pulang menuju Jabar-Jateng mengecek persiapan pemerintah jalur udara, laut dan darat Insyaallah menuju Jawa berjalan lancar guyub rukun dan bahagia," kata Puan yang juga Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu di Kantor DPP PDIP Lenteng Agung.

Polisi menyampaikan volume arus mudik pada H-4 lebaran mulai turun menjadi 40 persen di jalur tol Jakarta hingga Jawa Tengah. Namun penurunan itu juga diikuti jumlah korban meninggal dunia yang terus bertambah sebanyak 134 orang. (pmg)