Jika dirinci, pada tahun 2017 lalu pada H-3 tercatat 1.127 kecelakaan lalu lintas dan periode yang sama H-3 lebaran 2018 ada 771 kecelakaan.
"Turun 19 persen dibandingkan dengan Operasi Ramadniya tahun sebelumya yang mencapai 1.127 kejadian," kata Brigjen M. Iqbal mengutip informasi dari media sosial Divisi Humas Polri, Rabu (13/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kelelahan pengemudi masih menjadi faktor paling dominan penyebab kecelakaan pada mudik Lebaran tahun ini.
Sementara angka kecelakaan arus mudik 2018 hingga H-5 turun 50 persen. Pada tahun lalu pada H-5 tercatat 296 kecelakaan dan periode yang sama H-5 Lebaran 2018 terjadi 163 kecelakaan.
Lihat juga:FOTO: Para Pemudik Gratis di Tanjung Priok |
Jumlah korban meninggal dunia juga ikut turun dari 90 orang yang meninggal dunia pada 2017 menjadi 40 orang di tahun ini.
Kepolisian terus berupaya menekan korban jiwa saat musim mudik dan arus balik Lebaran 2018. (mik)