Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menilai kemenangan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Listianto Dardak atas Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur Sukarno dalam hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei, masih dapat diperdebatkan.
"Saat ini ada quick count yang mengatakan perbedaan antara enam sampai dua persen, bahkan juga ada yang mengatakan satu persen. Sehingga kita tunggu hasil dari Jawa Timur," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Hasto menyatakan dalam hasil hitung cepat pemilihan kepala daerah, kemenangan atau kekalahan merupakan hal yang biasa. Namun, keputusan KPU disebut tetap menjadi acuan.
Sementara itu, menurut Hasto, kemenangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin atas Sudirman Said-Ida Fauziyah melalui hasil hitung cepat berbagai lembaga survei menunjukkan soliditas pendukung partai di Jawa Tengah .
"Jawa Tengah bisa menunjukkan soliditas seluruh basis PDI Perjuangan di daerah tersebut dan kemudian kami terus jaga," kata Hasto.
Selain Jawa Tengah, Hasto juga menyatakan PDIP akan tetap menjaga kemenangan kadernya di beberapa daerah lain seperti Maluku, Bali dan Sulawesi Selatan.
Berdasarkan hitung cepat Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Khofifah-Emil menang dengan presentase 52,39 persen. Sedangkan Gus Ipul-Puti mendapat 47,61 persen perolehan suara. Suara masuk mencapai 94,50 persen.
Sedangkan di Jawa Tengah, hitung cepat lembaga survei Indo Barometer menunjukkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin memperoleh suara sebesar 56,74 persen atau unggul dari Sudirman Said-Ida Fauziyah yang mendapat suara 43,26 persen. Hasil yang didapatkan itu berdasarkan suara yang masuk sebesar 100 persen.
Lihat juga:Khofifah: Hitung Cepat Fakta Kemenangan Kami |