Langkah ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah pada Senin (2/7), hampir sepekan setelah Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengatakan penyerapan anggaran daerahnya rendah.
Saefullah menyebut suntikan dana triliunan untuk beberapa program prioritas Gubernur Anies Baswedan-Wagub Sandiaga Uno berasal dari sisa anggaran (silpa) dari APBD 2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saefullah mengaku telah mengirim rancangan APBDP 2018 ke DPRD sejak dua minggu lalu. Selanjutnya akan dibahas program yang layak mendapatkan gelontoran dana lebih tersebut.
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah menganggarkan Rp71,1 triliun pada APBD 2018. Namun berdasarkan data publik.bapedadki.net hingga hari ini baru berhasil diserap Rp20,3 triliun atau sekitar 28,5 persen.
"Polanya pembangunan dilakukan tapi bayaran dilakukan semester II atau dua bulan jelang tahun anggaran berakhir," ujarnya di Jakarta, Selasa pekan lalu.
(aal)