Mobil Kapolres Poso Terbalik di Kebun Kopi

Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 09:30 WIB
Mobil Kapolres Poso Terbalik di Kebun Kopi Ilustrasi (CNNIndonesiaAndry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mobil yang ditumpangi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah, Ajun Komisaris Besar Bogiek Sugiyarto mengalami kecelakaan di ruas Jalan yang menghubungkan Tawaeli-Toboli, Rabu (4/7) dini hari. Kapolres dan sopir selamat dalam kejadian yang terjadi di lokasi perkebunan kopi itu.

"Benar [kecelakaan] itu, tapi saya dan sopir tidak apa-apa," ujar Bogiek di Palu, seperti dikutip dari Antara.

Bogiek enggan memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan Kapolres dan sopirnya sedang melakukan perjalanan dari Poso ke Palu.

Saat kecelakaan, warga yang berada di lokasi membantu mengevakuasi Kapolres. Mobil yang terbalik itu kemudian dikembalikan pada posisi normalnya, dan setelah dicek, kendaraan tersebut masih bisa digunakan untuk meneruskan perjalanan ke Palu.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 9 Satuan Kerja II PJN XIV Palu ruas Tawaeli Toboli Julian Situmorang menyebutkan bahwa lokasi kecelakaan itu dalam kondisi licin, karena hujan yang terus mengguyur dalam beberapa hari terakhir.

Akibat jalan licin ini pula, banyak truk yang tidak berani melintas sehingga saat ini sejumlah kendaraan besar itu masih menumpuk di ruas Kebun Kopi tersebut, baik yang mengarah ke Palu maupun ke luar Palu.

Pihaknya sudah memasang banyak rambu-rambu peringatan agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian saat melintas di jalur tersebut.
Julian juga meminta warga yang sedang antre untuk menunggu waktu pembukaan jalan di lokasi proyek agar tidak menutup badan jalan dengan barisan kendaraan.

"Kalau barisan kendaraan menutup seluruh badan jalan, maka saat jalan dibuka di kedua ujung, maka arus lalulintas bisa macet total karena kendaraan tidak bisa berpapasan dari arah berlawanan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa untuk kepentingan kelancaran pelaksanaan proyek strategis nasional yang dibiayai APBN sekitar Rp200 miliar di ruas Tawaeli-Toboli itu, pihak proyek atas izin instansi berwenang melakukan buka-tutup arus lalu lintas.

Ruas itu ditutup pada pukul 08.00-12.00 Wita, lalu dibuka hingga pukul 14.00 kemudian ditutup lagi hingga pukul 18.00. Setelah dibuka dua jam, jalur tersebut ditutup lagi pukul 20.00-24.00 Wita lalu dibuka hingga pukul 08.00 Wita.
(ugo)