"Jam 10-an saya dapat laporan uang itu masih utuh di kardus di dalam box dan tadi sudah dievakuasi," kata Sumarsono kepada CNNIndonesia.com, Rabu (4/7).
Sumarsono mengungkapkan uang untuk gaji Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Selayar itu ditemukan di dalam plastik dan setengah basah. Kini uang gaji ASN sekaligus dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) itu sedang dikeringkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui ada dua orang dari pihak Bank Sulselbar di samping mobil pembawa uang itu. Sopir dan petugas keamanannya disebut Sumarsono juga sudah dievakuasi.
"Awalnya tiga penjaganya. Tapi yang satu sudah duluan dievakuasi. Sisa duanya juga sudah dievakuasi paling belakang karena mereka enggak berani meninggalkan uang itu," ungkap dia.
"Di dalam boks gambar yang beredar uang tersebar hoax. Bukan uang tapi kotak mi instan," tegas dia.
Kapal Motor Lestari Maju kandas di laut Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7) siang. Kapal tersebut diduga mengalami kerusakan mesin saat tengah berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar.
Hingga pagi ini korban tewas akibat kecelakaan KM Lestari Maju itu menjadi 30 orang. Sementara 130 orang lainnya selamat.
"Jadi update terkini jam 07.35 WIB, yang ditemukan 160 orang, selamat 130 orang, meninggal dunia 30 orang," ujar Kepala Bagian Humas Basarnas Marsudi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (4/7).
Marsudi juga menyebut, empat orang lainnya masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. Lebih jauh Marsudi menyebut jumlah orang di atas kapal mencapai 164 orang, sementara yang tercatat 144 orang (osc/osc)