Polisi Sebut Uang Rp30 Miliar Masih di Dalam KM Lestari Maju

CTR, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 10:16 WIB
Polisi Sebut Uang Rp30 Miliar Masih di Dalam KM Lestari Maju Uang tunai Rp30 Miliar masih ada di mobil boks di dalam KM Lestari Maju yang karam di Selayar. (ANTARA FOTO/Mhumu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Uang tunai untuk menggaji Aparatur Sipil Negara (ASN) senilai Rp30 miliar yang berada di KM Lestari Maju disebut masih berada di kapal yang kandas di perairan Kepulauan Selayar tersebut. Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Komisaris Besar Dicky Sondani memastikan uang itu masih di dalam mobil boks yang ada di kapal.

"Uang Rp30 miliar masih di mobil box. Namun mobilnya masih di kapal KM Lestari Maju yang karam," kata Dicky kepada CNNIndonesia.com, Rabu (4/7).

Sebelumnya foto uang di dalam sejumlah kotak yang dikarungi tersebar di media sosial. Uang itu disebut merupakan uang Rp30 miliar untuk gaji PNS dan dana BOS yang berada di KM Lestari Maju saat kecelakaan terjadi.


Namun hal ini dibantah oleh Dicky. Menurutnya foto yang tersebar itu hoaks.

"(Itu) hoaks. Mobilnya masih di dalam kapal. Jadi belum bisa dibawa ke darat," kata dia.

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Sumarsono menyatakan KM Lestari Maju yang dikandaskan di perairan Selayar membawa uang sebesar Rp30 miliar dari Bank Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar). Dia mengaku tidak khawatir karena uang tersebut sudah diasuransikan.

Uang sebanyak itu diperuntukkan untuk gaji PNS di Pemkab Selayar dan untuk dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kapal Motor Lestari Maju mengalami kecelakaan di perairan Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7) siang. Kapal tersebut diduga mengalami kerusakaan mesin saat tengah berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar.

Kapal itu kemudian karam sebagian saat nahkoda berusaha menepikan ke pulau terdekat.

Hingga pagi ini korban tewas akibat kecelakaan KM Lestari Maju itu menjadi 30 orang. Sementara 130 orang lainnya selamat.

"Jadi update terkini jam 07.35 WIB, yang ditemukan 160 orang, selamat 130 orang, meninggal dunia 30 orang," ujar Kepala Bagian Humas Basarnas Marsudi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (4/7).

Marsudi juga menyebut, empat orang lainnya masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian. "Empat orang masih dalam proses pencarian," ujar Marsudi.

Lebih jauh Marsudi menyebut jumlah orang di atas kapal mencapai 164 orang, sementara yang tercatat 144 orang. (osc/sur)