Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono mengklaim ketiga partai telah sepakat berkoalisi dan mengusung Prabowo Subianto sebagai capres.
"Alhamdulilah," kata Slamet saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (15/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Merujuk hasil rakoras Persaudaraan Alumni 212 pada 2 Juni lalu, ada lima nama capres dan sembilan cawapres yang akan dibahas dalam Ijtima Ulama. Kelima nama capres tersebut yakni Rizieq Shihab, Prabowo Subianto, Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Yusril Ihza Mahendra, serta Zulkifli Hasan.
Sementara cawapres antara lain Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Yusril Ihza Mahendra, Anies Matta, Zulkifli Hasan, Eggy Sudjana, Bahtiar Nasir, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Sugiono mengklaim Gerindra, PKS, dan PAN sepakat berkoalisi dalam menghadapi Pilpres 2019. Ketiga partai juga sepakat mengusung Prabowo sebagai capres.
Kesepakatan terbentuk kala Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Presiden PKS Sohibul Iman bertemu di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta pada Sabtu siang (14/7).
"Dalam pertemuan itu disepakati calon presiden tetap Prabowo dan untuk wakil akan dibahas pada pertemuan berikutnya," ungkap Sugiono saat dihubungi, Sabtu (4/7).