Mangara menyampaikan telepon itu dilakukan Anies pada Rabu (4/7) malam, tepat satu hari sebelum pelantikan pejabat baru yang dilakukan pada Kamis (5/7).
"Tanggal 4 malam, jam 9 lewat 25 lah, itu ditelepon beliau (Anies) menyampaikan bahwa beliau akan melakukan penyegaran. Pak Mangara akan diganti," kata Mangara saat dikonfirmasi, Selasa (17/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, kata Mangara, dirinya mengatakan jika diperkenankan ia ingin untuk mengambil pensiun. Sebab, saat ini Mangara berusia 59 tahun, artinya satu tahun lagi dirinya akan masuk usia pensiun.
"Jangan dulu, jangan dulu. Kita cari solusi apa nanti kita ketemu, siap kalau dipanggil. Saya siap ketemu saya bilang," ujar Mangara.
Mangara menuturkan usai pelantikan jabatan baru, dirinya diinformasikan akan dikumpulkan untuk membahas tentang jabatan baru yang akan diiembannya. Namun, hingga kini pertemuan tersebut belum juga terlaksana.
"Dua kali itu batal, sampai sekarang belum ada," ucapnya.
Mangara pun menambahkan sampai saat ini dirinya tak mengemban jabatan apapun dan belum menerima Surat Keputusan (SK) pensiun.
"Saya belum lihat SKnya itu pensiun, tapi surat pensiun belum saya terima," katanya.
Kendati demikian, Mangara enggan menyampaikan apa keterangan yang ia berikan maupun hasil pertemuan yang ia lakukan dengan KASN.
"KASN menyampaikan tolong jangan dibuka keluar, silakan KASN yang ditanya tapi semua pertanyaan KASN saya sudah jawab," ujarnya. (dal/wis)