"Hari ini Pak Prabowo ketemu Bu Puan, besok Pak Prabowo ketemu Pak SBY, Demokrat. Sehabis itu Pak Prabowo akan terus roadshow untuk mencoba membangun koalisi," tutur Sandi di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/7).
Dalam Rakernas PDIP Februari 2018, Puan Maharani membuka kemungkinan Joko Widodo berduet dengan Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019. Menurut Puan, politik begitu dinamis sehingga duet Jokowi-Prabowo bukan hal mustahil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sandi, saat ini Gerindra sedang gencar membuka peluang koalisi dengan semua pihak. Meski begitu mereka tetap menjaga hubungan dengan rekan koalisi terdekatnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Di awal Agustus rencananya pak Mardani akan memberi tahu PKS akan menyebutkan nama-namanya jadi itu ditunggu. Dari sembilan akan dikerucutkan dan akan diserahkan kepada mitra koalisi untuk dirembukkan," katanya.
Sandi tak menutup peluang rekannya di Balai Kota, Anies Baswedan, akan maju mendampingi Prabowo meski bukan berasal dari rekan koalisi.
"Kita bersyukur alhamdulillah banget kerja Pak Anies mulai terlihat di Jakarta dan banyak juga yang menginginkan untuk meneruskan kerja ini," kata Sandi.