"Pada hari Jumat, 27 Juli 2018 telah dilakukan penangkapan lima tersangka tindak pidana terorisme di wilayah Pekanbaru," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Mohammad Iqbal melalui pesan singkat, Minggu (29/7).
Iqbal mengatakan kelima tersangka itu yakni AHD, NSR, RSL, RH, dan MPA. Kelimanya ditangkap di sejumlah tempat yang berbeda.
"Sebagian di antaranya merupakan jaringan teroris JAD Riau," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iqbal mengatakan sebagian tersangka itu juga diduga berafiliasi dengan JAD dan pernah melakukan pelatihan militer teroris.
Tersangka AS dan IDO, kata Iqbal, diketahui pernah tergabung dalam kelompok JAD yang berperan sebagai perekrut dan pendoktrin dalam pelatihan di Pulosari, Kabupaten Pandeglang pada 22 Januari 2017.
"Untuk tersangka AD pernah mendeklarasikan masuk dalam kelompok ISIS dan menjadi instruktur latihan di Pulosari," ucap Iqbal.
Kemudian tersangka ARM, lanjut Iqbal, diketahui pernah mengikuti rapat di pondok pesantren Batu, Malang, Jawa Timur untuk membahas rencana pengeboman natal dan tahun baru 2016.