"Jadi yang sudah disiapkan oleh Kominfo tidak masuk ke Prolegnas 2018. Hanya saja saya bicara dengan Pak Yasonna Laoly [Menteri Hukum dan HAM] karena beliau kan wakil pemerintah, menteri kumham dan teman-teman di Baleg , bahwa mudah-mudahan kalau ada satu [RUU] yang selesai tahun ini misalkan bulan depan dari 1 yang 5 itu nanti kita tak coba masukan 2018," papar Rudiantara saat ditemui CNNIndonesia.com di acara BI Fun Bike, Jakarta Pusat, Minggu (29/7) pagi.
Jikalau tahun ini rupanya DPR tak juga menyelesaikan lima prioritas legislasi sebelumnya maka Rudiantara sudah 'memesan' RUU Data Pribadi untuk dibahas tahun depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya lebih lanjut, pria kelahiran Bogor ini juga menjelaskan saat ini RUU Data Pribadi telah siap untuk masuk Prolegnas. Sebelumnya sudah dilakukan harmonisasi dengan pemerintah mengenai draf rencana undang-undang itu sejak awal 2018.
RUU Perlindungan Data Pribadi dinilai sangat penting bagi Indonesia mengingat mulai berkembangnya sektor digital. Baru-baru ini sebuah perusahaan fintech RupiahPlus disebut mengambil data yang dianggap penggunanya terlalu masif hingga dirasa melanggar privasi.