Pengecualian itu dikatakan Anies tercantum dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap Selama Penyelenggaraan Asian Games 2018.
"Iya betul itu (sistem ganjil genap tidak berlaku untuk difabel)," kata Anies di kawasan Bundaran HI, Kamis (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies menyampaikan penyandang disabilitas dikecualikan karena tak bisa bergonta-ganti mobil. Apalagi, kata Anies, terkadang mobil yang digunakan pun sudah dirancang khusus untuk memudahkan penggunanya.
Anies telah menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk menyiapkan stiker khusus yang nantinya diberikan kepada para penyandang disabilitas yang menggunakan mobil.
Ia pun mengimbau kepada semua pihak untuk tidak menyalahgunakan stiker tersebut. Dia menyatakan bakal menindak tegas pengemudi yang menyalahgunakan stiker tersebut.
"Jadi dibiarkan kalau penyandang disabilitas lewat meskipun tidak menaati sistem ganjil genap, mereka dibolehkan masuk," ujarnya.
Perluasan sistem ganjil genap dalam rangka melancarkan penyelenggaraan Asian Games 2018 telah resmi diterapkan sejak Rabu (1/8).
Dari jumlah itu, pelanggaran terbanyak ada di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Kasubdit Penegakan Hukum dan Pembinaan Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan tindakan tilang dilakukan dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
"Total ada 1330 untuk semua wilayah ganjil genap, di Pondok Indah ada 244 tindakan tilang," ujarnya kepada CNNIndonesia.com. (wis)