Said Aqil: Mahfud MD Bukan Kader NU

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Rabu, 08/08/2018 19:31 WIB
Said Aqil: Mahfud MD Bukan Kader NU Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD disebut bukan kader NU. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj menyatakan Mahfud MD bukan kader Nahdlatul Ulama. Ia juga menyebut Mahfud belum pernah menjabat sebagai pengurus organisasi yang berafiliasi dengan NU, seperti PMII atau IPNU.

"Pak Mahfud orang yang belum pernah menjadi kader NU," ujar Said di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (8/8).

Said mengatakan kedekatan Mahfud dengan NU hanya sebatas kultural. Sebab, ia menyebut latar belakang keluarga Mahfud berasal dari kalangan NU.


"Tapi dia (Mahfud) belum pernah menjadi aktivis NU," ujarnya.
Meski menyatakan hal tersebut, Said menegasakan PBNU tidak memiliki komentar soal peluang Mahfud sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi.

Sebab, ia menegasakan NU bukan sebuah organisasi politik.

"Kalau NU tidak dukung-dukungan. Partai politik yang dukang dukung. Kalau NU kan mendoakan," ujar Said.

Sejalan, Ketua PBNU Robikin Emhas juga menyatakan Mahfud bukan kader NU. Bahkan ia menyatakan Mahfud tidak masuk ke dalam daftar kalangan NU yang direkomendasikan sebagai cawapres bagi Jokowi.

"Itu sudah dibicarakan berkali-kali bahwa tidak termasuk yang disebut," ujar Robikin.

Sebelumnya, Mahfud menjadi salah satu sosok yang bakal menjadi cawapres Jokowi. Ia bersaing dengan sejumlah nama lain seperti, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Golkar Airlanggara Hartarto, Ketum PPP Muhammad Romahurmuzy, Kepala KSK Moeldoko, hingga Ketua MUI Maruf Amin.

Dalam karir politiknya, Mahfud pernah tercatat menjadi sebagai ketua tim pemenangan pasangan capres Prabowo Subianto dan cawapres Hatta Rajasa di Pilpres 2014. Namun, pasangan tersebut kalah dari pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Mahfud kini menjabat sebagai Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila juga tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Menteri Kehakiman, Ketua MK, dan Anggota DPR periode 2004-2008.
(ugo)