Sandi selama ini dikenal sebagai seorang pengusaha sukses sebelum masuk ke dunia politik. Dia kerap memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan terutama pada kawula muda.
Sandi lulus di Wichita State University, Amerika Serikat, dengan predikat summa cum laude. Dia kemudian mengawali kariernya sebagai karyawan sebuah bank pada 1990.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia kemudian bekerja di perusahaan mentereng sebagai manajer investasi di Singapura dan menjaabat sebagai Executive Vice President di sebuah perusahaan di Kanada.
Atas kesuksesannya, Sandi sempat dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi majalah Asia Globe dengan total aset perusahaan mencapai 80 juta dollar AS, pada 2007. Kesuksesannya di bidang kewirausahaan telah mengantarnya pada dunia politik.
Pada Pilgub DKI Jakarta 2017, Sandi bersama Anies menawarkan program OK Oce untuk melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat serta Agus Harimurti Yudhoyono-Silviana Murni.
Meski berada dalam pemerintahan, Sandi masih kerap mengkritik kebijakan Joko Widodo. Namanya termasuk salah satu yang disebut sebagai kandidat cawapres Prabowo Subianto.