Hal ini dikatakannya terkait peretasan situs PKS dalam bentuk pengubahan tampilan atau deface. Di laman itu, tertulis bahwa yang mengaku sebagai peretas adalah @kakekdetektif.
"Kita lihat saja bagaimana perkembangannya. Siapapun juga [peretasnya] akan dilakukan proses jika memang harus diproses," ucapnya, saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (9/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wallahu a'lam bishsawab [hanya Allah yang mengetahui]. Soal ada statement dipakai di situ, yang sebelumnya diberitakan, bukan yang harus sampai hal-hal gini, enggak usah sampai kemudian melakukan upaya-upaya ini," tuturnya.
Tampilan situs pks.id yang diklaim diretas oleh @kakekdetektif. (Screen Shoot Website PKS) |
Direktur Pencapresan PKS Suhud Aliyuddin sudah membantah kabar itu dan menantang Partai Demokrat untuk membuktikannya.
Ledia melanjutkan bahwa pihaknya saat ini tengah memperbaiki laman tersebut.
Terlepas dari itu, Ledia mengaku isi tampilan laman pks.id hasil peretasan itu tak ada hubungannya dengan pihak PKS.
"Ini kan sebetulnya, mestinya enggak ada hubungannya dengan berbagai hal yang diberitakan itu," tandas dia.
(gil)
Tampilan situs pks.id yang diklaim diretas oleh @kakekdetektif. (