Ida mengatakan Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) belum menghasilkan keputusan yang bulat. Dengan kata lain, PKB masih belum pasti mendukung Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.
Muspimnas sendiri baru selesai sekitar pukul 16.10 WIB di DPP PKB, Jakarta, Kamis (9/8). Muspimnas sendiri dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKB seluruh Indonesia.
"Kalau teman-teman media mengikuti, suasana sangat tegang. Antarsatu dengan yang lain miliki pandangan yang terus terang bertolak belakang," ucap Ida saat konferensi pers di DPP PKB, Jakarta, Kamis (9/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, ada kelompok DPW yan menghendaki menjadi cawapres dari Jenderal Purn Gatot Nurmantyo. Ketiga, ada aspirasi yang cukup kuat menghendaki Jokowi menjadi capres dan mendukung siapapun cawapresnya.
Ida mengklaim DPP PKB mencoba berkompromi agar ada satu keputusan bulat. Namun, hingga Muspimnas usai, tiga opsi tersebut masih bertahan. Belum ada keputusan bulat lantaran setiap DPW masih mempertahankan aspirasinya.
Nantinya, Ida mengatakan DPP tidak akan menggunakan voting, melainkan musyawarah untuk mengambil keputusan bulat yang tak tercapai dalam Muspimnas. Mengenai tenggat waktu, Ida engga membeberkan. Menurutnya, masih ada cukup waktu untuk memdaftarkan capres-cawapres ke KPU.
"Kan masih besok malam (Jumat) penutupan pendaftaran calon presiden dan wakil presiden," ujar Ida. (sur)