Nasionalis-Religius, Alasan Jokowi Gandeng Ma'ruf Amin
Christie Stefanie | CNN Indonesia
Kamis, 09 Agu 2018 20:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menyatakan menggandeng Ketua Majelis Ulama Indonesia, Prof. Dr. Ma'ruf Amin sebagai pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden pada pemilihan 2019. Jokowi menyatakan mempunyai alasan khusus mengapa memilih sosok Maruf yang cukup senior.
"Kami saling melengkapi, nasionalis-religius," kata Jokowi dalam jumpa pers di Restoran Plataran, Jakarta, Kamis (9/8).
Dalam pertemuan itu, jajaran ketua umum dan sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung Jokowi ikut berkumpul di Plataran. Mereka semua menyatakan setuju dengan keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin, dengan membubuhkan tanda tangan dalam surat persetujuan.
Ma'ruf Amin bukan kader partai politik. Namun, dia menduduki posisi sentral yaitu Rais Aam Nahdlatul Ulama, ormas Islam terbesar di Indonesia.
Pria 75 tahun asal Tangerang ini pernah menjabat sebagai anggota dewan perwakilan rakyat daerah, Dewan Pertimbangan Presiden bidang hubungan Antar Agama, MPR RI, dan anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila. (ayp/sur)
"Kami saling melengkapi, nasionalis-religius," kata Jokowi dalam jumpa pers di Restoran Plataran, Jakarta, Kamis (9/8).
Dalam pertemuan itu, jajaran ketua umum dan sekretaris jenderal (sekjen) partai politik pendukung Jokowi ikut berkumpul di Plataran. Mereka semua menyatakan setuju dengan keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin, dengan membubuhkan tanda tangan dalam surat persetujuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ma'ruf Amin, Kiai Banten Pendamping Jokowi |
Pria 75 tahun asal Tangerang ini pernah menjabat sebagai anggota dewan perwakilan rakyat daerah, Dewan Pertimbangan Presiden bidang hubungan Antar Agama, MPR RI, dan anggota Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila. (ayp/sur)