Menurut Sohibul, Gerindra menyerahkan posisi Wagub DKI Jakarta ke PKS lantaran legawa memberikan posisi calon wakil presiden kepada Sandiaga.
"Tentu dari PKS (yang telah) memberikan posisi wakil presiden. Tentu mereka (Gerindra) memberikan hak prioritas kepada PKS untuk menjadi Wagub," kata Sohibul di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sohibul, secara aturan yang bisa menggantikan posisi Sandiaga adalah kader dari PKS maupun Gerindra, yang menjadi pengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Ia menyebut akan membicarakan lebih lanjut soal posisi ini dengan Gerindra.
"Secara aturan yang bisa ganti Pak Sandi itu kan dari PKS dan Gerindra, karena dulu yang ngusung dari dua partai itu. Jadi nanti akan diusung oleh dari PKS dan Gerindra," ujarnya.
"Dalam waktu dekat ini, tapi nanti Senin kami sudah proses, di situ baru tahu namanya," kata dia.
Sementara itu, Mardani Ali Sera sendiri enggan membenarkan kabar dirinya bakal didorong menjadi wakil gubernur DKI Jakarta. Meski begitu, dia pun tidak membantah.
"Doakan yang terbaik dari Allah SWT," ucap Mardani saat dihubungi, Jumat (10/8). (dal/sur)