Dalam salah satu bait pantunnya, politisi Golkar ini tak menyangka Prabowo tidak memilih ulama.
"Pak Prabowo Ketua Gerindra, sering terima tamu di Kertanegara. Publik mengira akan tunjuk ulama, ternyata wakil yang tak tersangka," ujar Bamsoet seraya disambut tepuk tangan dan gelak tawa para tamu sidang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum memilih Sandiaga, ijtima ulama GNPF-Ulama sempat merekomendasikan dua cawapres bagi Prabowo, yakni Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri atau Ustaz Abdul Somad.
Tak hanya membuat pantun untuk Prabowo, Bamsoet juga membuat pantun tentang Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
Ketua DPR Bambang Soesatyo menutup Sidang Tahunan DPR-DPD RI tahun 2018, di kompleks Parlemem, Senayan, Jakarta (16/8). (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Sementara soal Maruf, ia mengibaratkan sosok Ketua MUI dan Rais Aam PBNU itu sebagai buah kelapa yang tetap banyak saripati meski berusia tua.
"Pak Jokowi peka bencana, pergi ke Lombok nginap di tenda. Kiai Maruf ibarat buah kelapa, tidak muda tapi banyak saripatinya," ujarnya.
Jokowi dan Maruf berduet di Pilpres 2019. Pasangan itu didukung oleh PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, Hanura, PKPI, PSI, dan Perindo.
Ketua DPR Bambang Soesatyo menutup Sidang Tahunan DPR-DPD RI tahun 2018, di kompleks Parlemem, Senayan, Jakarta (16/8). (CNN Indonesia/Hesti Rika)