Roy Suryo Persoalkan Aksi Stuntman Motor Jokowi

Gilang Fauzi, CNN Indonesia | Minggu, 19/08/2018 12:37 WIB
Roy Suryo Persoalkan Aksi <i>Stuntman</i> Motor Jokowi Roy Suryo berharap pihak televisi berlaku jujur memberi keterangan bahwa adegan Presiden Jokowi naik motor ke acara Asian Games melibatkan profesional. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Demokrat Roy Suryo mengkritisi penayangan video yang menampilkan aksi Presiden Joko Widodo mengendarai motor menuju acara pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (18/8).

Roy Suryo menganggap tak sepenuhnya aksi naik motor yang ditampilkan dalam video tersebut melibatkan Jokowi. Dia meyakini aksi naik motor 'melayang' demi menembus kemacetan itu turut melibatkan pemeran pengganti alias stuntman.

Roy berpendapat, pihak stasiun televisi yang menayangkan video tersebut seharusnya mencantumkan keterangan bahwa adegan tersebut melibatkan pemeran pengganti.


"Meski semalam saya tahu itu hanya bersifat "entertainment" saja, namun sebaiknya etika dalam penayangan di televisi dilakukan, apalagi ini melibatkan sosok orang pertama (Presiden) di Republik ini," kata Roy melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Minggu (19/8).

Video yang ditayangkan oleh pemegang hak siar resmi Asian Games 2018 menayangkan sebuah sebuah film pendek menggambarkan "cerita" perjalanan Jokowi bersama rombongan dari Istana Bogor menuju stadion GBK.

Di tengah perjalanan, Rombongan Jokowi terhadang kemacetan di Jakarta. Jokowi lantas memutuskan untuk mengendarai motor berjenis naked bike dengan setelan jas kenegaraan plus helm hitam.

Film pendek tersebut mengemas perjalanan Jokowi dengan akrobat layaknya film action. Jokowi digambarkan menunggangi motor hingga melayang demi menerabas kemacetan.
[Gambas:Instagram]
Setibanya di venue, Jokowi dengan motornya berkeliling lapangan sambil melambaikan tangan kepada penonton sebelum menghilang ke belakang panggung.

Aksi Jokowi itu pun mengundang sorak-sorai penonton di stadion malam itu hingga menjadi perbincangan di media sosial.

Roy Suryo menganggap video tersebut tidak dijelaskan secara utuh kepada publik bahwa adegan tersebut turut melibatkan profesional.

"Sebagaimana dalam tayangan-tayangan beretika untuk masyarakat, karena kabarnya sebagian aksi tersebut dilakukan tidak oleh sosok yang bersangkutan, maka sebaiknya ditulis "TAYANGAN INI DILAKUKAN OLEH PROFESIONAL", sehingga publik dicerdaskan dan diberikan penjelasan yang jujur," kata Roy. (gil)