"Dua orang tewas [satu di Lombok Timur, satu di Sumbawa Besar], tertimpa bangunan roboh," ungkapnya, melalui akun Twitter-nya, Senin (20/8) pagi.
[Gambas:Twitter]
Selain itu, lanjutnya, banyak rumah mengalami kerusakan dan listrik masih dalam kondisi padam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
"Kebakaran disebabkan adanya rumah roboh saat gempa 7 SR kemudian rumah terbakar," ucapnya, tanpa merinci keterkaitan antara robohnya rumah dan percikan api pemicu kebakaran itu.
Diketahui, NTB kembali diguncang gempa pada Minggu (19/8) pukul 21:56:27 WIB. Magnitudonya mencapai 6,9 (sebelumnya disebut BMKG 7,0) dengan pusat di sekitar Lombok Timur.
[Gambas:Twitter]
Setelah itu, terjadi sejumlah gempa susulan puluhan kali dengan magnitudo yang lebih kecil hingga Senin (20/8) pagi.
Sumber gempanya berasal dari sesar naik Flores. Gempa itu dirasakan kuat di Lombok Timur dan Lombok Utara dengan skala MMI VI-VII.
(arh)