Mahfud MD Menentang Golput Agar Orang Jahat Tak Jadi Presiden

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Senin, 20/08/2018 20:29 WIB
Mahfud MD menyatakan kelompok masyarakat yang golput pun pada akhirnya harus tunduk pada pihak yang menang dalam Pilpres 2019. Dewan Pengarah Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) Mahfud MD. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD mengimbau masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 2019. Dia berharap hal itu dilakukan untuk menghindari sosok yang jahat dalam memimpin Indonesia.

"Makanya jangan golput, kita memilih ini bukan untuk memilih yang bagus betul, tapi menghindari orang jahat untuk pimpin negara Indonesia," kata Mahfud saat ditemui di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (20/8).

Pernyataan itu disampaikan Mahfud menanggapi fenomena gerakan Golput yang dipelesetkan menjadi Golfud atau 'Golongan Mahfud', usai dirinya tak menjadi cawapres Jokowi yang mulai marak di media sosial.



Hanya saja mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu enggan untuk menyebut siapa sosok yang dianggap jahat tersebut. Mahfud lantas mengingatkan masyarakat Indonesia harus berpolitik dalam konteks menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019.

Sebab, masyarakat yang tetap golput atau netral dalam pemilihan mendatang otomatis harus tetap tunduk dan patuh pada kontestan capres-cawapres yang akan terpilih di pilpres mendatang.

"Nah, orang yang jadi golput itu jangan merasa bebas dari politik, netral, milih atau tak milih mereka akan tunduk pada pemenang. Makanya dia harus ikut mencari pemenang, gunakan hak suara," kata Mahfud.


Selain itu, Mahfud juga menyarankan agar kelompok yang mengklaim sebagai 'Golongan Mahfud' dapat menyuarakan hak pilihnya di Pemilu 2019 mendatang.

Ia menyarankan agar masyarakat dapat memilah terlebih dulu sosok pemimpin yang paling terbaik di antara yang paling terburuk dalam Pemilu 2019 mendatang.

"Jangan ada alasan 'saya mau golput karena enggak ada calon yang bagus, baik Presiden dan DPR', jangan seperti itu, enggak boleh golput," katanya. (ayp/pmg)