"Kami ingin kampanye kami fokus ke dua isu utama yaitu lapangan kerja dan (harga) bahan pokok," kata Sandi saat bertemu simpul-simpul relawan di Posko Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).
Sandi mengaku menerima kunjungan simpul-simpul relawan yang bakal mendukung dirinya dan Prabowo pada Pilpres 2019. Simpul-simpul relawan ini berasal dari kelompok pengusaha muda, pengusaha perikanan, pengusaha pertanian, dan pengurus perangkat desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya juga pesan kepada teman-teman yang menyandang organisasi, kalau tidak perlu dibawa organisasi itu, dibentuk relawan. Sehingga tidak memecah belah. Sehingga justru mempersatukan seluruh elemen masyarakat," katanya.
Lebih jauh Sandi menginginkan semua pihak yang mendukung Prabowo-Sandi memiliki frekuensi yang sama dan prioritas utama, yakni konsepsi ekonomi yang diusung dalam Pilpres 2019 mendapat tempat di hati masyarakat.
"Semua menginginkan dan menitipkan pesan kepada kita. Nah saya selalu bilang bahwa ini kontestasi yang jangan memecah belah kita. Tapi justru mempersatukan kita," ujarnya.
Maksimalkan Dana Desa
Salah satu simpul relawan yang hadir dalam pertemuan siang tadi berasal dari organisasi perangkat desa. Ia mengaku bakal turut memperhatikan penggunaan dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat.
Pria yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha itu mengatakan pihaknya bakal mendorong penggunaan dana desa yang besarannya setiap desa sekitar Rp1 miliar untuk dapat menciptakan pengusaha baru di masing-masing desa.
"Pengusaha yang bisa membuka lapangan kerja dan dirasakan jangan hanya di kota. Di desa pertumbuhan bisa dirasakan dan berkeadilan," tuturnya.
Sandi melanjutkan bahwa peran desa harus dimaksimalkan sebagai penyeimbang ekonomi perkotaan. Menurutnya, keberadaan desa ke depannya bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi lonjakan harga bahan pokok.
"Jadi lapangan kerja dan harga akan jadi prioritas utama," ujarnya. (osc/gil)