Pertemuan dilakukan tertutup. Idrus terlihat keluar dari Gerbang Kompleks Istana sekitar 11.26 WIB bersama Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin. Keduanya lalu menaiki mobil golf yang disetir seorang anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Tak ada komentar yang diberikan Idrus meski telah diberondong pertanyaan pewarta. Ia hanya tersenyum sambil mengangkat jempolnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Idrus dan Ali benar-benar irit komentar ketika dikonfirmasi dirinya bakal mengundurkan diri karena diduga terlibat dalam perkara suap proyek senilai USD900 juta.
Ia juga membantah ketika dikonfirmasi kedatangannya guna melaporkan kepada Presiden mengenai kasus hukumnya.
"Ini saya ke kantor Kementerian Sosial. Gimana? Orang mau ke kantor. Jumatan dulu," tuturnya sambil tersenyum.
Idrus menyatakan akan kembali ke Istana lagi setelah salat Jumat. Namun, ia masih enggan menyebutkan maksud kedatangannya lagi nanti.
Terpisah, mobil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto terlihat terparkir di halaman Wisma Negara.
Namun, ia membantah Airlangga ikut dalam pertemuan tertutupnya bersama Presiden Jokowi tadi.
Terakhir dia memenuhi panggilan KPK pada Rabu (15/8), terkait dengan tersangka kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 Kotjo dan Enio.
Mantan Sekretaris Jendral Partai Golkar ini mengaku siap apabila dirinya kembali dipanggil oleh lembaga anti rasuah ini.
"Beberapa kali kita akan hadir ini karena ini bagaimana penghormatan proses hukum yang ada," ucap Idrus di Gedung KPK kala itu. (wis)