Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan peristiwa yang terjadi di Pekanbaru, Riau dan Surabaya, Jawa Timur pada akhir pekan lalu menunjukkan bahwa aksi massa pendukung Jokowi dan #2019GantiPresiden menimbulkan keresahan masyarakat.
"Polri jangan segan-segan untuk melarang kedua belah pihak melakukan kegiatan di seluruh wilayah Indonesia hingga massa kampanye tiba," kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/1).
Menurutnya, aparat kepolisian harus hadir secara maksimal dalam menjaga keamanan dan jangan membiarkan potensi konflik menjadi kekacauan sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neta berharap massa pendukung Jokowi dan #2019GantiPresiden menyadari pentingnya menghadirkan ketertiban umum dan ketentraman publik bagi semua pihak.
Neno diadang ratusan orang di gerbang Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/8) sore. Tokoh penggerak #2019GantiPresiden akhirnya memutuskan pulang ke Jakarta setelah diminta pulang oleh kepolisian setempat dengan alasan keamanan.
Sementara Dhani ditolak oleh kelompok masyarakat yang tak setuju dengan kegiatan tersebut setelah mendapat penolakan dari massa anti #2019GantiPresiden. Kedua massa antara yang pro dan anti sempat ricuh. Mereka sempat terlibat saling dorong namun dapat dipisahkan pihak kepolisian.
Polisi kemudian membubarkan kedua massa yang anti dan pro #2019GantiPresiden. Mengingat dari awal polisi memang tidak mengeluarkan izin untuk deklarasi gerakan ini dilaksanakan di Surabaya.