Panitia Sebut Tak Ada Penolakan pada Abdul Somad di Malang

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 08:44 WIB
Panitia Sebut Tak Ada Penolakan pada Abdul Somad di Malang Ustaz Abdul Somad. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ustaz Abdul Somad (UAS) membatalkan rangkaian tausiyah di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur karena dugaan ancaman dan intimidasi. Gerakan Aswaja Malang Raya (Gamal) selaku pengundang UAS dan panitia acara tausiyah memastikan tak ada penolakan di Malang.

Koordinator Umum Gamal Asadullah bin Alwy Alaydrus mengatakan, dari awal pihaknya sudah berusaha meyakinkan UAS bahwa di Malang aman dan tak ada elemen yang menolak. Bahkan pengamanan dari sejumlah ormas pun sudah siap untuk mengamankan UAS di Malang.

Di Malang, Abdul Somad dijadwalkan memberikan ceramah di Masjid Jami Malang pada Minggu (2/9) lalu.


"Gamal berusaha meyakinkan UAS bahwa untuk acara di Malang, tidak ada elemen apapun yang menolak kedatangan beliau. Bahkan kita sudah menyiapkan pengamanan untuk beliau yang melibatkan semua elemen dengan tujuan ukhuwah islamiyah; Laskar Gamal, Banser, FPI, Kokam, dan Pemuda Pancasila," kata Asadullah dalam keterangan tertulisnya yang dimuat di laman Facebook @aswajamalangraya, Selasa (4/9).

Usaha itu, lanjut Asadullah, tetap gagal. UAS tetap batal mengisi acara di Malang.

"Maka kita pun tidak berdaya untuk memaksa sikap beliau agar berubah," kata Asadullah.

Asadullah menambahkan, pembatalan acara di Malang ini imbas dari batalnya acara-acara UAS di sejumlah daerah karena dugaan ancaman dan intimidasi. Hal itu yang kemungkinan membuat UAS jengah, sehingga membatalkan seluruh ceramahnya, termasuk di Malang.

"UAS dan timnya mungkin sudah mulai jengah. Sehingga beliau memutuskan untuk membatalkan semua agenda beliau di Jawa Tengah dan Jawa Timur," kata Asadullah.


Budi Hariyanto, karyawan Masjid Jami Kota Malang membenarkan sedianya UAS pada Minggu (2/9) lalu akan tausiyah di masjid ini. Bahkan beberapa jemaah sudah datang ke Masjid Jami Malang, karena mereka tidak mengetahui informasi penolakan UAS di sejumlah daerah sehingga membatalkan seluruh acaranya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Jemaah sudah datang, namun pulang lagi karena Ustaz Abdul Somad tidak jadi datang," ujar Budi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (4/9).

Menurutnya, sejak awal tidak ada kabar terkait penolakan pada Somad. Justru menurut Budi, pada Minggu lalu sudah disiapkan pengamanan dari sejumlah kelompok masyarakat.

UAS sebelumnya membatalkan beberapa janji untuk memberikan ceramahnya. Dia mengklaim ada ancaman dan intimidasi di sejumlah daerah untuk acara tausiyah.

Hal ini diungkapkan Somad dalam akun media Instagram dan Facebooknya, @ustadzabdulsomad yang sudah terverifikasi.

"Beberapa ancamam, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang," kata Somad.

Hal tersebut menurutnya membuat beban panitia semakin berat dan memengaruhi kondisi psikologis jemaah dan dirinya sendiri.

"Maka saya membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta," katanya.

Somad merinci, pada September ini ia sudah ada jadwal berceramah di Malang, Solo, Boyolali, Jombang dan Kediri.

Sementara di bulan Oktober ia dijadwalkan berceramah di Yogyakarta dan bulan Desember di Jawa Timur. (osc/sur)