"Itu jalan terus, itu program prioritas kok, dan saya sampaikan itu didebat dulu bulan Januari saya sampaikan," kata Anies di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (6/9).
Lihat juga:Anies: 49 Persen Penduduk DKI Ngontrak |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Anies masih belum memberi kepastian soal kapan rumah DP nol rupiah akan mulai dijual kepada masyarakat. Ia hanya menyebut ketika semuanya sudah siap, maka akan segera dikomersilkan kepada masyarakat.
"Kalau dulu tidak ada support tanpa DP mana mungkin saya bisa punya rumah, jadi dari pengalaman pribadi itu, saya merasa banyak sekali nanti yang akan mendapat solusi yang sama," tutur Anies.
Sebelumnya, Anies sempat mengungkapkan hingga saat ini setidaknya ada 49 persen warga Jakarta yang masih menyewa tempat tinggal alias mengontrak. Atas dasar itu, sambungnya, Pemprov DKI menyiapkan program DP nol rupiah untuk mengatasi maslahah hunian di Jakarta.
"49 persen penduduk DKI ngontrak, minjam tempat," kata Anies saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/9).
Rumah DP nol rupiah memang menjadi salah satu program yang dijanjikan Anies saat masa kampanye Pilgub DKI 2017 silam.
Hingga saat ini, baru ada dua lokasi untuk pembangunan rumah DP nol rupiah, yakni di Pondok Kelapa, Jakarta Timur berbentuk hunian vertikal dan di Rorotan, Jakarta Utara berbentuk rumah tapak. (osc/kid)