Ubah Tagar Gerakan, Pendukung Prabowo Disebut Sudah Tobat

Ramadhan Rizki, CNN Indonesia | Jumat, 07/09/2018 09:44 WIB
Ubah Tagar Gerakan, Pendukung Prabowo Disebut Sudah Tobat Ilustrasi gerakan tagar ganti presiden. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menyebut pendukung pasangan bakal calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah bertobat karena tak lagi menggunakan tagar #2019GantiPresiden.

Hal itu ia katakan merespons acara Gerakan Nasional Prabowo Presiden dengan tagar #2019PrabowoPresiden yang akan dideklarasikan di Lampung, Jumat (7/9) besok.

"Alhamdulillah, berarti kubu sebelah sudah mulai tobat," kata Raja Juli saat dihubungi CNNIndonesia.com pada Kamis (6/9).


Ia, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu juga mengapresiasi kubu Prabowo-Sandiaga yang mempopulerkan tagar #2019PrabowoPresiden ketimbang menggunakan tagar #2019GantiPresiden.

Ia menilai tagar #2019GantiPresiden cenderung mengarah kepada kampenye hitam atau black campign yang bisa berpotensi memecah belah masyarakat.

"Saya apresiasi, [pihak Prabowo-Sandiaga] tidak memakai kampanye negatif cenderung hitam #2019GantiPresiden," ujarnya.

Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni.Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Tak hanya itu, Raja Juli pun berharap tagar #2019PrabowoPresiden tetap digaungkan oleh pendukung Prabowo-Sandiaga selama gelaran Pilpres 2019.

Ia mengimbau agar para pendukung Prabowo-Sandi dapat mensosialisasikan berbagai program unggulannya kepada masyarakat untuk meraih simpati di Pilpres.

"Silahkan terus kampanyekan Prabowo presiden, bagaimana jadi presiden, dan apa yang ia akan kerjakan untuk jadi presiden," ujarnya.

Terpisah, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Irma Suryani Chaniago menyebut tagar #2019PrabowoPresiden lebih konstruktif ketimbang #2019GantiPresiden.

"Ini lebih baik, lebih masuk akal dan lebih konstruktif," kata Irma saat dihubungi CNNIndonesia.com Kamis (6/9).

Politikus Partai NasDem itu menyarankan agar gerakan #2019PrabowoPresiden tak hanya sekadar berganti judul tagar semata.

Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago.Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Ia mengatakan agar gerakan itu bisa mengganti tujuan berpolitiknya yang lebih santun dan lebih mengutamakan rakyat ketimbang membuat perpecahan.

"Harus konstruktif dong, kan tujuannya sama untuk rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, Gerakan Nasional Prabowo Presiden (GNPP) akan digelar di Lampung pada Jumat (7/9) siand. Hal ini diketahui dari foto poster acara deklarasi itu yang tersebar di media sosial.

Dalam poster itu tertulis acara akan dihadiri beberapa Politikus Partai Gerindra seperti Habbiburokhman dan Ahmad Dhani serta aktivis Ratna Sarumpaet, dan aktor Fauzi Baadila.

(arh/osc)