"Insya Allah yah, Insya Allah tak [saya] suruh masuk [tim]," ucap Djoko Santoso usai merayakan ulang tahun ke-66 di kediamannya, Jakarta, Sabtu (8/9).
Buni Yani menghadiri acara ulang tahun Djoko yang ke-66 bersama Prabowo Subianto, waketum Gerindra Fadli Zon, Sekjen Ahmad Muzani, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko mengatakan Buni belum meminta posisi apapun kepada dirinya terkait persiapan menghadapi pilpres 2019. Namun, Djoko menganggap Buni memiliki kelebihan, terutama dalam bidang komunikasi.
"Tapi beliau adalah seorang penulis. Medsos lah. Dia kan dosen juga kalau enggak salah, dosen komunikasi," ucap Djoko.
Djoko mengaku sudah mengenal lama dengan Buni. Terutama saat Buni tengah menjalani proses persidangan. Diketahui, Buni divonis 1 tahun 6 bulan penjara lantaran mengunggah video tanpa seizin Diskominfomas Pemprov DKI Jakarta yang kemudian menyeret Basuki Tjahaja Purnama masuk bui.
Kala itu, lanjut Djoko, Buni Yani kerap datang untuk berdiskusi. Djoko mengaku hanya bisa memberi saran agar Buni kooperatif dengan mengikuti persidangan.
"Dia sering datang ke sini. Ada enggak ada pemilu juga ya biasa saja," ujar Djoko.
Djoko pun mengaku mengundang Buni dalam acara ulang tahunnya karena menganggapnya sebagai kawan. "Ya, Buni Yani kan, kawan juga," ucapnya.