Sebanyak 40 Anggota DPRD Malang Hasil PAW Dilantik Hari Ini

Yugo Hindarto, CNN Indonesia | Senin, 10/09/2018 08:34 WIB
Sebanyak 40 Anggota DPRD Malang Hasil PAW Dilantik Hari Ini GedunG DPRD Kota Malang. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 40 orang anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur, hasil Pergantian Antar Waktu (PAW) akan dilantik di Gedung DPRD Kota Malang, Senin (10/9), sekitar pukul 13.00 WIB.

Mereka akan dilantik Plt Ketua DPRD Kota Malang, Abdurrrochman. Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo juga dijadwalkan hadir dalam pelantikan itu.

"Mendagri sudah memastikan hadir untuk menyaksikan proses pelantikan di Malang. Beliau akan didampingi Gubernur Jatim Soekarwo," ujar Kabiro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aries Agung Paewai seperti dikutip Antara.


Sebanyak 40 orang yang dilantik berasal dari 10 partai politik dan akan menjadi wakil rakyat hingga 2019. Mereka telah mengantongi Surat Keputusan (SK) hasil PAW sudah turun dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.


Pergantian Antar Waktu ini dilakukan setelah KPK menetapkan 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka kasus korupsi pembahasan APBD-P 2015. Satu orang sudah dilakukan proses PAW, sehingga masih ada 40 orang yang harus dilantik.

Kasus suap itu mencuat setelah penyidik KPK melakukan serangkaian penggeledahan di Kota Malang pada Rabu, 9 Agustus 2017. Lalu pada Jumat, 11 Agustus 2017, KPK menetapkan tersangka terhadap Ketua DPRD Kota Malang saat itu, Moch Arief Wicaksono yang diduga menerima suap sebesar Rp 700 juta dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang tahun 2015, Jarot Edy Sulistyono.

Selain itu, Arief juga disangka menerima uang dari Komisaris PT ENK, Hendarwan Maruszaman senilai Rp 250 juta terkait penganggaran kembali proyek jembatan Kedung Kandang dalam APBD tahun anggaran 2016 pada 2015.

Nilai proyek pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp 98 miliar yang dikerjakan secara multiyears mulai tahun 2016 hingga 2018. Baik Arief maupun Jarot dan Hendarwan ditetapkan sebagai tersangka penerima dan pemberi suap.

Selain suap pembahasan APBD-P Kota Malang, KPK juga mendalami gratifikasi dalam APBD 2015 senilai Rp 5,8 miliar dan pengadaan lahan sampah TPA Supit Urang senilai Rp 300 juta.

Kemudian KPK kembali menetapkan tersangka baru. Yaitu 22 anggota DPRD Kota Malang. Mereka disangka ikut menerima uang suap tersebut.

Dengan demikian, kasus suap pembahasan APBD-P yang dikenal dengan 'pokir', gratifikasi dan pengadaan lahan sampah yang dikenal dengan 'uang sampah' itu sudah menyeret 43 orang. Dua di antaranya adalah Wali Kota Malang saat itu, Moch Anton dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang tahun 2015, Jarot Edy Sulistyono. Kondisi itu membuat DPRD Kota Malang lumpuh.


Berdasarkan data dari Biro Administrasi dan Pemerintahan Pemprov Jatim, berikut nama-nama yang akan dilantik pada hari ini sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019:

PDI Perjuangan
1. Retno Mastuti 
2. Heri Suyanto
3. Bambang Heri Susanto
4. Luluk Zuhriyah
5. Sutikno
6. Rusman Hadi
7. Sugiono
8. Edy Hermanto
9. Yusana Intiyaswati

Demokrat
10. Nawang Nugraning Widhi
11. Sulastri
12. Nanik Qurrata Akyunin
13. Arif Darmawan
14. Fransiska Rahayu Budiwiarti

Golkar

15. Arief Budiarto
16. Musolli
17. Eddy Widjanarko
18. Budianto
19. Retno Sumarah

Gerindra.
20. Dharman Susanto
21. Moch Andhi Mochsoni
22. Moch Ula
23. Andri Wiwanto

PPP
24. Joko Supriono
25. Abdul Rozaq
26. Achmad Subandiri

PKS
27. Masduki
28. Syaiful Ali Fatah
29. Helmi Teguh Yuana

PKB
30. Abdul Wahid
31. Ike Kisnawati
32. Siti Aminah Rofii
33. M Taufik
34  Siswo Waroso

NasDem
35. Didik Suprayitno.

PAN
36. Dito Arief 
37. Ferry Adha Adianto
38. Lookh Makhfudz.

Hanura
39. R Purwono Tjokro Darsono
40. Nicolia Mundzir (Antara/kid)


BACA JUGA